Minggu, 20 Mei 2012

HARDIKNAS


Tentunya kita sudah tahu bahwa HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) selalu jatuh pada tanggal 2 Mei, bahkan kita selalu memperingatinya dengan Upacara bendera sejak kita ada di bangku TK. Tetapi mengapa selalu tanggal 2 Mei, bukan tanggal lain ? Tahukan kamu jawabannya ? Berikut ulasanya….
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) memang identik dengan sosok Bapak Pendidikan Nasional, yaitu Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara. Ki Hadjar Dewantara sangat besar pengabdiannya dalam memajukan bangsa Indonesia di bidang pendidikan.
Ki Hadjar Dewantara dilahirkan di Yogyakarta, 2 Mei 1889. Selain aktif di bidang pendidikan, beliau juga aktif dalam bidang sosial dan politik. Beliau aktif dalam organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 dan Indische Partij pada tahun 1912. Sebuah momen yang kita kenal menjadi Kebangkitan Nasional, dirayakan setiap 20 Mei.
Ki Hadjar Dewantara merupakan seorang penulis handal pada jamannya. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya. Banyak karya beliau yang saat ini menjadi landasan rakyat Indonesia dalam mengembangkan pendidikan, khususnya kalimat-kalimat filosofis seperti ING NGARSO SUNTOLODO, ING MADYO MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI (Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan). Ada sebuah tulisan beliau yang bertujuan untuk mengkritik perayaan seratus tahun bebasnya Negeri Belanda dari penjajahan Perancis pada bulan November 1913, dan dirayakan di tanah jajahan Indonesia dengan menarik uang dari rakyat jajahannya untuk membiayai pesta perayaan tersebut. Judul tulisannya adalah Als Ik Eens Nederlander Was (Seandainya Aku Seorang Belanda) dan petikannya sebagai berikut:

"Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Pikiran untuk menyelenggarakan perayaan itu saja sudah menghina mereka dan sekarang kita garuk pula kantongnya.

Ayo teruskan penghinaan lahir dan batin itu! "Kalau aku seorang Belanda" Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingannya sedikitpun".

Akibat tulisan tersebut beliau dibuang tanpa proses pengadilan ke Pulau Bangka oleh Gubernur Jendral Idenburg, namun atas tulisan Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo yang membela nya, hukuman tersebut berganti menjadi dibuang ke negeri Belanda. Dan setelah kembali ke Tanah Air, beliau mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional bernama Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922. Dari sinilah lahir konsep pendidikan nasional, hingga Indonesia merdeka Ki Hadjar Dewantara pun menjadi Menteri Pendidikan dan meninggal pada 28 April 1959 di Yogyakarta.

Begitu besarnya perjuangan seorang Ki Hadjar Dewantara untuk pendidikan Nasioanal. Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya di bidang pendidikan, maka tanggal 2 Mei yang merupakan tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara diabadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Pada tahun 1959, Pemerintah menetapkan bahwa setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Pada tanggal 2 Mei 2012 lalu kita juga sudah mengadakan Upacara Bendera, dan upacara berjalan dengan lancar. Masi ingatkah kamu sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Bapak Muhammad Nuh yang dibacakan oleh Pembina Upacara pada saat itu ? Berikut inti sambutan itu :
Beliau mengucapan terima kasih dan penghargaan setinggi–tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya atas ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 ini adalah Bangkitnya Generasi Emas Indonesia. Tema tersebut sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita, yaitu Ki Hajar Dewantoro, yang pada hari ini kita peringati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Beliau juga menyampaikan, untuk mempersiapkan generasi emas tersebut, telah disiapkan kebijakan yang sistematis, yang memungkinkan terjadinya mobilitas vertikal secara masif.
Peringatan Hardiknas ini jadikanlah sebuah perenungan bagi kita. Semoga dengan memperingati Hardiknas, kita dapat memaknainya sebagai usaha bangsa Indonesia dalam melakukan yang terbaik untuk pendidikan nasional, dan dapat membangun semangat kita untuk meraih prestasi!

 ( Dengan perubahan seperlunya)

Sabtu, 03 Maret 2012

Christmas Time !


Senang rasanya saat mendengar kata NATAL. Apakah itu natal ? Bagi banyak orang di seluruh dunia, Natal adalah waktu yang paling membahagiakan dalam tahun itu. Berjuta-juta orang yang percaya kepada Kristus merayakan Natal sebagai hari memperingati lahirnya YESUS KRISTUS, Raja damai yang turun ke dalam dunia untuk memberikan kabar sukacita dan menebus segala dosa manusia.

Tradisi Natal diseluruh dunia berbeda-beda. Seperti menghias pohon Natal, tukar-tukar kado. Terdapat pula tradisi mengirim Kartu Natal, sinterklaas (Santa Claus). Bagaimana dengan yang ada di Indonesia ? Masyarakat Batak di Sumatera Utara mengenal tradisi Marbinda untuk perayaan Natal. Pada tradisi Marbinda ini, masyarakat menyembelih seekor hewan bersama-sama saat hari raya. Di Manado, masyarakatnya mempunyai tradisi ibadah pra-natal yang dimulai sejak 1 Desember sampai hari Natal tiba. Selama masa ini para pejabat Pemda melakukan Safari Natal, setiap harinya mereka mengikuti ibadah di setiap kecamatan yang berbeda. Warga Papua mempunyai tradisi barapen atau bakar batu, yaitu sebuah ritual kuliner lokal untuk mengolah babi. Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan kebahagiaan Natal. Dan masih banyak lagi . Bagaimana dengan kegiatan natal di SMP kita sendiri, berikut cerita singkatnya .
Pada tanggal 6 Januari 2012 seluruh siswa SMP Santo Yoseph melaksanakan natal bersama. Seluruh siswa mengenakan pakaian bebas. Natal diawali misa kudus yang diikuti oleh anak – anak yang beragama Kristen dan Katolik.
Setelah misa berakhir, seluruh anak masuk ke kelas masing - masing dan merayakan Natal bersama. Banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan di kelas, dan tentunya amat sangat menyenangkan sekali . Sebelum acara dimulai atau tepatnya pada saat misa, anak – anak non Kristen dan Katolik menghias kelas. Ada yang diberi hiasan natal, tulisan “ MERRY CHRISTMAST” dan ada juga yang semua kursi di singkirkan. Acara diawali dengan doa bersama,renungan singkat yang berisi makna Natal dan arti Natal seperti di atas. Lalu ada acara permainan, permainan begitu seru dan menantang. Ambil contoh saja dari kelas 7B. Teman teman di kelas 7B bermain injak koran, 1 kelompok ada 4 anggota dan kaki harus menginjak selembar Koran. Tahap awal sih lumayan, tidak begitu sulit karena menggunakan 2 lembar Koran. Tetapi tahap berikutnya Koran itu dilipat dilipat terus, yang keluar dari koran itu maka 1 group kalah semua. Woww !! Lucu – lucu, karena didalam kelompok tidak hanya laki – laki saja ataupun perempuan saja, melainkan dicampur, ada yang berpelukan, tarik tarikan, haha, very fun ! Selain permainan ada juga yang bernyanyi lagu natal bersama- sama, yang pandai bermain musik mereka bermain musik dan yang lain bernyayi dengan penuh sukacita \(´`)/ . Acara selanjutma mungkin salah satu acara yang sangat ditunggu – tunggu oleh seluruh siswa, yaitu MAKAN MAKAN, hahahahaaaa. MCD ? Ayam goreng ? Pepsi ? Teh botol ? Ataupun air mineral tetap saja menjadi moment yang di tunggu – tunggu , bagaimana tidak ? Sambil mengobrol, bergurau, makan bersama dengan teman ASYIK BANGET !!! Dan acara terakhir adalah TUKAR KADO. Setiap anak menyiapkan kado natal masing masing, ada yang makanan atau barang . Banyak cara yang dilakukan untuk tukar kado, ada yang mengambil dengan cara tutup mata, ada yang dengan undian tetapi semuanya tetaplah seru apalagi saat membuka kadonya, pasti amat sangat penasaran, haha ! Sungguh perayaan Natal yang menggembirakan . Akhir acara, di kelas masing – masing mengadakan doa penutup. Dan akhir dari akhir acara adalah KERJA BAKTI ! Haha, so pasti dong, jika habis memakai apalagi sampai mengotorinya seluruh siswa harus bertanggung jawab atas semuanya, membersihkannya hingga seperti semula apalagi besoknya seluruh siswa masuk seperti biasa, kelas harus rapi dan bersih agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar .
Dan, berakhirlah semua rangkaian acara Natal di SMP SANTO YOSEPH pada tahun ajaran 2011 – 2012 ini, semoga sukacita dan damai Natal selalu hadir dalam hati kita semua. MERRY CHRISTMAS AND HAPPY NEW YEAR. Tuhan Memberkati !
BY : Graciella 7B

Selasa, 10 Januari 2012

MENIKAH DENGAN MAYAT

Pernikahan seorang lelaki dan perempuan tentu sudah biasa. Bagaimana jika seorang perempuan menikah dengan MAYAT ? Info yang menarik, unik, mengherankan juga menyeramkan. Mari kita baca kisah seorang perempuan ini !


Karen Jumeaux, wanita Perancis yang berusia 22 tahun menikahi Anthony Maillot, kekasihnya yang sudah meninggal dua tahun silam. Dengan memanfaatkan celah hukum Perancis, Karen yang telah mendapat ijin dari presiden Nicolas Sarkozy, menikahi tunangannya Anthony Maillot, yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas hampir dua tahun lalu.
Mulanya Karen melayangkan surat ke Nicolas Sarkozy, Presiden Perancis, meminta izin menikah dengan almarhum kekasihnya. Tak diduga, permintaan itu dikabulkan Sarkozy karena Karen dapat membuktikan bahwa mereka memang sudah merencanakan untuk menikah, setelah keduanya bertemu pada tahun 2007 dan memiliki bayi laki-laki di tahun 2009, sesaat Maillot meninggal pada usia 20 tahun.
Karen tampak mengenakan gaun putih saat menikahi almarhum kekasihnya dengan disaksikan keluarga dan sahabat pada upacara yang dilangsungkan di balaikota Dizy-le-Gros, Perancis Timur. Usai acara Karen sempat menyatakan, “Kekasihku ini adalah cinta pertamaku dan satu-satunya, serta kami sudah bersama selama empat tahun. Kami berharap untuk membesarkan anak bersama. Aku tidak pernah ingin untuk melakukannya sendiri, tapi nasib memutuskan berbeda. Sekarang aku, istrinya dan aku akan selalu tetap mencintainya.”
Bagaimana menurut kalian ? Unik ? Tentunya. Menarik ? Tentunya membuat kita penasaran sekali. Seram ? Mungkin itu bagi kita yang mendengarkan cerita ini bukan untuk Karen yang mengalami hal itu secara langsung. Hahaa.

Ditulis : Graciella 7B