Remaja Yang Baik

Artikel / Tulisan Karya : Graciella

Balaslah Kejahatan Dengan Kebaikan

               “ What ? balas kejahatan dengan kebaikan ? Mana mungkin ! “ itukah yang ada di benakmu ? remaja, begitu bangganya orang tuamu terutama TUHAN jika ini yang kamu lakukan, sikap yang sulit untuk di lakukan, tetapi menghasilkan hasil yang begitu banyak dan LUAR BIASA ! kalau kebaikan dibalas dengan kebaikan itu biasa, kejahatan dibalas dengan kejahatan begitu sering dilakukan, apalagi kebaikan yang dibalas kejahatan, itu semua biasa dilakukan orang – orang zaman sekarang, tetapi yang LUAR BIASA saat kita bisa MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN.
                
               Sikap ini susah, tapi BISA kalau kita mau, aku belum bisa lama bertahan apalagi jika orang itu sudah memojokkan aku, tapi aku selalu mau belajar menahan emosiku dan berbuat baik padanya. Aku pribadi jika mau bertahan supaya tidak emosi, aku teringat sama Tuhan Yesus, sahat dia dicambuk, dia dihina, dia dicaci maki, dia di pojokkan yang dia lakukan adalah DIAM, aku mau seperti Dia, DIAM, dan selalu bergumul dalam doa, sudah pernah aku mengalami 1 kali, dan Tuhan tunjukkan, asal kita percaya kalau Tuhan sanggup membantu permasalahan kita, yang dulu itu musuh sebaliknya dia baik denganku tanpa aku sadar, malah aku kaget, aku percaya itu karena TUHAN , amin .
                
               Saat kamu dicacimaki, kamu dihina, kamu dipojokkan, DIAMlah, berdoa pada Tuhan, berseru, dan jangan memusuhi dia, tetapi balaslah dengan kebaikan, balaslah AIR TUBA DENGAN AIR SUSU, bantulah dia jika membutuhkan, sapalah dia jika bertemu, mungkin dia buang muka, tetapi kamu jangan, sabarlah, biarkan saja, yang penting kamu sudah berbuat yang baik, suatu saat kemudian pasti dia sadar, itu remaja yang baik, bukan remaja yang aneh – aneh, dalam sikap, pergaulannya, jadilah berkat ! Tuhan Memberkati !



Hidup Saling Memahami

               Setiap orang memiliki karakter yang berbeda – beda, ada yang penyabar, judes, egois, dan banyak lagi tipe – tipenya, kita sebagai remaja yang bersahabat harus bisa memahami mereka, mungkin mereka ada yang sifatnya judes, kita harus bisa memahami dia, jangan sampai kita marah dengan sikapnya, karena setiap orang mempunyai karakter yang berbeda – beda, dengan arti kita haru bisa mengen dalikan emosi kita pada saat bertemu dengan orang – orang seperti itu, karena jika kita tidak bisa mengendalikan emosi kita itu bisa berhujung pada permusuhan, tentu tidak mau bukan ?
                
              Marilah kita bersama belajar mengendalikan emosi kita, sebagai remaja yang baik, jangan malah kita ngerasani meraka, ngerti arti ngerasani ? artinya ngomongin mereka di belakang – belakang atau berbuat yang sama padanya , jika kita berbuat itu gak ada bedanya kita sama dia, sama aja, tetapi doakanlah dia, nasehatilah dia sebagai teman rohani baginya, mungkin banyak orang bilang dia bebal, tapi TUHAN sanggup melumbutkan hati orang yang keras, jika kamu ingin dia seperti temanmu yang biasa tidak membuat  banyak orang kesal padanya, ingatlah, bawalah dia dalam doa, nasehati dia pelan – pelan, dan jangan musuhi dia, tetapi kasihilah dia, kamu pasti bisa menjadi berkat bagi dia, dan bagi yang lain, itulah remaja yang diharapkan di hari – hari yang sudah gelap ini , Tuhan memberkati !



Hidup Saling Memaafkan 

Kata yang simple, mudah dikatakan tetapi sangat susah untuk dilakukan, bisakah kau berbuat itu ? memang tidak mudah tapi BISA kalau kita mau, jika mau tapi susah, berarti ada ketidak iklasan dalam hati kita. Mungkin kita berkata , dia udah hianati aku, aku direndahkan, aku disalahkan, dan apa salahku ? sekarang kenapa aku harus memaafkan dia, dan kenapa aku harus minta maaf padanya ? iya, memang susah, bahkan sangat susah sekali , bahkan aku sendiri masih harus belajar, kita sama – sama belajar untuk hidup rendah hati dan saling memaafkan .

Taukah kamu ?, membenci orang sama dengan menyiksa diri, kalau kita minta maaf dan memaafkan dia kita damai, tenang, bersahabat, tapi kalau kita bermusuhan, saling membenci, amarah ada, tidak tenang ada, kita jadi di hantu – hantui oleh kebencian itu sendiri. Tuhan juga bilang kita harus mengasihi musuh kita. Jangan biarkan masa remaja kita hancur, pakai masa – masa ini, untuk membanggakan guru, orang tu, terutama TUHAN, menjadi remaja yang jadi berkat untuk orang lain, sehingga orang lain bisa mendapat kesaksian hidup dan berkat dari sikap kalian. Bisa ? pasti bisa ! ayo kita bersama – sama menjadi remaja yang berbakti, remaja yang manis, dan remaja yang takut akan Tuhan. Tuhan Memberkati !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar